Nusantara · Indonesia
Sop buntut bening rempah dengan kuah jernih dan daging fall-off-the-bone
Sop buntut yang dikuah dengan teknik blanching ganda — kuah jernih tidak amis, daging buntut lembut lepas tulang. Resep gaya Hotel Borobudur Jakarta.

- Persiapan
- 20 menit
- Memasak
- 3 jam
- Total
- 3 jam 20 menit
- Porsi
- 5 porsi
Langkah-langkah
- 01
Blanching ganda untuk kuah jernih
Inilah kunci kuah bening. Rebus buntut dengan air baru dingin sampai mendidih (10 menit). Buang air kotor (banyak buih kotor dan darah), bilas buntut dengan air mengalir hingga bersih. Ulangi proses ini sekali lagi — rebus baru, didihkan 5 menit, buang. Sekarang buntut sudah 'bersih' dari kotoran sumsum dan darah.
- 02
Sangrai rempah kering untuk aroma
Sambil buntut diblanching, sangrai kapulaga, pekak, cengkeh, ketumbar, dan merica butir di wajan kering selama 2-3 menit dengan api kecil sampai harum. Aroma yang muncul: hangat, sedikit citrus, dan earthy. Ini langkah yang sering diskip resep online — tapi rempah sangrai memberi kuah aroma 2x lebih dalam.
- 03
Rebus utama dengan rempah
Pindahkan buntut yang sudah diblanching ke panci besar bersih. Tuang 3 liter air baru. Masukkan semua rempah sangrai + serai memar + jahe + kayu manis + pala + bawang merah utuh + bawang putih geprek. Didihkan dengan api besar, lalu kecilkan menjadi simmer sangat halus (gelembung kecil di tepi panci). Tutup setengah panci.
- 04
Slow simmer 2-2.5 jam
Inilah tahap di mana kolagen di buntut perlahan terurai jadi gelatin (yang bikin kuah glossy dan rich). Sesekali skim busa yang muncul di permukaan. Tes kelembutan dengan menggigit kecil — buntut yang siap akan jatuh dari tulang dengan mudah. Kalau belum, lanjut 30 menit lagi.
- 05
Tambahkan sayur
Setelah buntut sudah empuk, saring kuah ke panci bersih untuk membuang rempah utuh (atau biarkan kalau Anda OK dengan rempah whole di dalamnya — gaya warteg). Masukkan kembali daging buntut + kentang dadu. Rebus 10 menit sampai kentang empuk. Tambahkan wortel, rebus 5 menit. Tambahkan tomat dan irisan daun bawang, matikan setelah 1 menit (jangan over-cook tomat).
- 06
Koreksi rasa dan sajikan
Tambahkan garam, gula, merica bubuk. Cicipi — kuah harus terasa: kaldu sapi yang dalam, hangat dari rempah, dan jernih (tidak keruh). Kalau keruh, biasanya karena tahap blanching kurang. Sajikan panas di mangkuk dengan nasi putih panas di samping, taburi bawang goreng, perasan jeruk nipis di atas, dan sambal kecap sebagai cocolan.
Sop buntut: comfort food hotel berbintang yang sebenarnya sederhana
Sop buntut adalah salah satu dish yang menjadi standar penilaian restoran Indonesia. Setiap hotel berbintang di Jakarta — Hotel Borobudur, Hotel Indonesia, Sahid — punya signature sop buntut sendiri. Yang membedakan: kejernihan kuah dan kelembutan daging.
Resep ini diuji ulang dari resep generasi kedua salah satu mantan chef Hotel Borobudur Jakarta. Tekniknya tidak ada yang rahasia — yang sering hilang justru kesabaran untuk blanching ganda dan slow simmer.
Anatomi sop buntut yang baik
- Kuah jernih bisa dilihat dasar mangkuk — bukan keruh berlemak
- Aroma rempah warm dan complex — kapulaga + pekak + kayu manis = signature
- Daging fall-off-the-bone — kolagen sudah jadi gelatin
- Sayur tetap punya bite — wortel masih ada warna oranye terang, tidak overcook
- Diakhiri dengan jeruk nipis dan sambal kecap — kontras rasa yang menghidupkan
Tiga kesalahan umum di rumah
❌ Skip blanching ganda
Banyak resep online cuma blanching sekali, atau bahkan tidak sama sekali. Hasilnya: kuah berwarna keruh kecoklatan, dan saat dingin di permukaan ada lapisan lemak putih beku — bukan estetika sop buntut hotel.
❌ Rempah dimasukkan dalam keadaan mentah
Sangrai dulu kapulaga, pekak, cengkeh, dan ketumbar sebelum dimasukkan ke kuah. Rempah mentah memberi aroma flat — rempah sangrai punya kompleksitas 2-3x lebih.
❌ Memasak dengan api besar terus
Slow simmer kuncinya. Api besar memecah protein terlalu agresif → kuah keruh, daging keras (tegang oleh panas tinggi).
Variasi lokal yang sah
- Sop buntut Bogor goreng — direbus empuk, lalu dibumbui kuning dan digoreng kering, dicocol kuah
- Sop buntut bakar Senayan — setelah empuk, dipanggang dengan bumbu kecap manis
- Sop buntut Jakarta klasik (resep ini) — semua dalam satu mangkuk, kuah bening rempah hangat
- Sop buntut Sunda — tambahan daun salam dan asam jawa, sedikit lebih asam-segar
Pelengkap yang membuat perbedaan
Sajikan dengan:
- Nasi putih panas di mangkuk terpisah
- Sambal kecap (cabe rawit iris + kecap manis + perasan jeruk limau + sedikit bawang merah iris)
- Emping melinjo goreng (tradisional, lebih bagus dari kerupuk biasa)
- Jeruk nipis segar dibelah 4 di samping mangkuk
Sop buntut yang baik di hotel berbintang dijual Rp 150-200 ribu per porsi. Resep ini menghasilkan kualitas yang sama dengan biaya bahan sekitar Rp 30-40 ribu per porsi — yang membedakan hanya teknik dan kesabaran.
Informasi gizi (per porsi)
- Kalori
- 450 kcal per porsi
- Protein
- 32g
- Lemak
- 26g
- Karbohidrat
- 20g
Estimasi. Nilai aktual bisa bervariasi tergantung merek bahan.
Pertanyaan yang sering ditanya
Kenapa kuah saya selalu keruh? +
Tiga sebab: (1) Skip blanching ganda — ini langkah krusial, jangan dilewat. (2) Rebus dengan api terlalu besar — kuah harus simmer halus (gelembung kecil), bukan rolling boil. (3) Aduk-aduk panci saat masak — buat protein dari tulang larut dan bikin keruh. Sekali masak, biarkan saja, paling skim busa permukaan.
Bisakah pakai pressure cooker? +
Bisa dan sangat menghemat waktu. Setelah blanching ganda dan tumis rempah, masukkan semua ke pressure cooker, masak high pressure 45 menit. Daging akan empuk seperti slow simmer 2.5 jam. Kuah tetap bening kalau blanching dilakukan dengan benar. Kekurangan: rasa kuah sedikit kurang dalam dibanding metode slow.
Buntut sapi vs iga vs tulang ekor — bedanya? +
Buntut sapi (oxtail): bagian ekor, banyak kolagen, daging tipis di sekitar tulang. Iga: rusuk, daging lebih banyak, lemak intramuscular. Tulang ekor (sengkel): kaki belakang dekat lutut, daging serat. Untuk sop bening klasik, buntut paling ideal karena gelatin tinggi (bikin kuah glossy) dan rasa kaldu paling dalam.
Bumbu khas mana yang nggak boleh diskip? +
Yang wajib: kapulaga, pekak, kayu manis, dan cengkeh. Empat rempah ini yang membentuk profil 'sop buntut hotel'. Kalau salah satu hilang, rasa jadi mirip sop sapi biasa. Yang opsional: pala (memperkaya tapi tidak wajib), biji ketumbar (memperhalus aroma).
Apa beda sop buntut bening vs sop buntut goreng? +
Bening (resep ini): kuah jernih, buntut langsung dari rebusan, semua disajikan dalam mangkuk. Sop buntut goreng: setelah direbus empuk, buntut dilumuri bumbu kuning dan digoreng kering, lalu disajikan terpisah dengan kuah bening di mangkuk lain (yang dicocol). Versi goreng populer di Bogor; versi bening klasik Jakarta-style.
Berapa lama bisa disimpan? +
Sop buntut tahan 3 hari di kulkas. Saat dipanaskan ulang, rasanya bahkan lebih dalam karena rempah terus mengekstrak. Tips: pisahkan kuah dari isi (sayur jadi lembek kalau direndam terus). Bisa difreeze hingga 2 bulan, tapi sayur sebaiknya tidak ikut difreeze — masak ulang sayur baru saat hendak disajikan.
Tentang penulis
Tim Dapur Kita
Editorial & Kurator Resep
Tim editorial Dapur Kita adalah kumpulan kurator resep, food writer, dan tester rumahan yang mengulang setiap resep di dapur pribadi sebelum dipublikasikan. Setiap resep melalui minimal 2 ronde uji ulang dengan bahan yang umum ditemukan di pasar Indonesia.
Resep terkait
Lainnya dari Nusantara

Coto Makassar dengan jeroan, kacang sangrai, dan kuah pekat berempah
Sup daging Sulawesi Selatan dengan kuah kecoklatan dari kacang tanah sangrai + 11 rempah. Disajikan dengan buras atau ketupat, taburan bawang goreng dan jeruk nipis.

Gudeg Jogja basah dengan areh kental dan ayam opor (resep tradisional)
Gudeg nangka muda yang dimasak 5 jam dengan santan, gula merah, dan rempah. Disajikan dengan areh kental, ayam opor, telur pindang, dan sambal krecek.

Nasi goreng kampung autentik dengan terasi udang dan kemangi
Nasi goreng dengan jejak api besar (wok hei) khas pinggir jalan: terasi bakar, irisan cabai rawit, telur orak-arik, dan daun kemangi yang segar di akhir.