Masakan Dunia · India
Butter chicken India (murgh makhani) - dua tahap otentik: ayam tandoor + saus makhani
Butter chicken Delhi asli dalam dua tahap: ayam dimarinasi yogurt-rempah lalu dipanggang, kemudian dimasak dalam saus tomat-mentega-krim. Bukan versi restoran Indonesia yang terlalu manis.

- Persiapan
- 20 menit
- Memasak
- 45 menit
- Total
- 1 jam 5 menit
- Porsi
- 4 porsi
Langkah-langkah
- 01
Marinasi ayam (minimal 2 jam)
Campur semua bahan marinade dalam wadah. Masukkan ayam, aduk sampai semua permukaan terlapisi. Tutup plastik, marinasi di kulkas minimal 2 jam - kalau bisa semalaman. Asam dari yogurt dan lemon akan mulai 'memasak' dan melunakkan daging ayam, rempah meresap ke dalam.
- 02
Panggang ayam ala tandoor
Oven 220°C (atau grill/broiler). Tata ayam di atas rack atau loyang berlubang, jangan di dasar loyang - ayam harus bisa 'dry out' sedikit di luar. Panggang 15-18 menit sampai bagian luar sedikit gosong di pinggir (char marks kecil) - ini yang memberi rasa smoky khas butter chicken Delhi. Balik sekali di tengah waktu. Kalau tidak ada oven: panggang di grill pan dengan api besar sampai berbekas.
- 03
Tumis bawang untuk saus
Di panci besar, lelehkan mentega + minyak dengan api sedang. Masukkan bawang bombay, tumis 15 menit sampai coklat keemasan dan caramelized (ini butuh waktu - jangan terburu-buru). Bawang yang benar-benar caramelized = manis alami + warna saus yang dalam. Masukkan bawang putih dan jahe, tumis 2 menit lagi.
- 04
Buat saus tomat
Masukkan semua rempah bubuk (garam masala, kashmiri chili, jintan, ketumbar, paprika, kayu manis), tumis 1 menit sampai harum. Masukkan tomat cincang. Masak dengan api sedang 20 menit sampai tomat hancur dan saus mengental - aduk sesekali. Blend saus dengan blender atau immersion blender sampai halus. Saring melalui saringan halus untuk saus yang benar-benar smooth (opsional tapi memberi hasil restoran).
- 05
Finishing saus makhani
Kembalikan saus halus ke panci. Masukkan cream, madu, gula. Aduk dengan api kecil. Tambahkan kasuri methi (remas-remas dulu di telapak tangan untuk release aroma) - INI yang memberi rasa khas butter chicken. Masak 5 menit. Masukkan ayam panggang, aduk perlahan. Simmer 10 menit agar ayam menyerap saus. Koreksi garam.
- 06
Sajikan
Sajikan butter chicken di piring dalam atau mangkuk. Tuang krim extra dalam lingkaran, taburkan daun ketumbar segar. Sajikan dengan naan hangat atau nasi basmati yang dimasak dengan 2 kapulaga + 1 batang kayu manis untuk aroma. Saus butter chicken harus terasa: krim, sedikit asam dari tomat, manis dari madu, smoky dari kasuri methi, dan warmth dari rempah.
Murgh Makhani: lahir dari sisa makanan di dapur Delhi
Butter chicken memiliki origin story yang luar biasa: diciptakan di Moti Mahal, restoran legendaris di Daryaganj, Delhi, pada awal 1950an. Kundan Lal Gujral, sang chef-founder, biasa memasak ayam tandoor (dimasak di oven tanah liat bertemperatur sangat tinggi). Suatu hari, untuk menggunakan sisa ayam tandoor dari hari sebelumnya, ia mencampurkannya dengan saus tomat-mentega-krim yang ia buat improvisasi.
Hasilnya begitu disukai pelanggan hingga menjadi menu permanen. Kundan Lal Jaggi, rekan chef-nya, kemudian menyempurnakan resep dan mengklaim kreasi ini. Kontroversi siapa pencipta sebenarnya masih berlanjut hingga hari ini - bahkan sampai ke pengadilan India.
Yang jelas: butter chicken (atau murgh makhani - “makhani” berarti mentega dalam Hindi) adalah salah satu ekspor kuliner India yang paling berhasil, dikenal dan dicintai di seluruh dunia.
Mengapa dua tahap penting: panggang dulu, masak saus kemudian
Banyak resep butter chicken “shortcut” yang langsung masak ayam mentah dalam saus. Hasilnya kurang memuaskan karena beberapa alasan:
| Aspek | Dua Tahap (Otentik) | Satu Tahap (Shortcut) |
|---|---|---|
| Tekstur ayam | Sedikit charred di luar, juicy di dalam | Pucat, lembek |
| Rasa | Smoky, dalam, kompleks | Flat, curry biasa |
| Saus | Bersih, tidak terkontaminasi cairan ayam | Lebih encer, kurang rich |
| Waktu aktif | Lebih lama | Lebih cepat |
Char kecil dari proses pemanggangan menghasilkan senyawa Maillard yang memberikan rasa “burnt-sweet” yang tidak bisa dihasilkan dari cara lain. Inilah yang membedakan butter chicken dari “ayam kari tomat biasa.”
Menyimpan dan memanaskan ulang
Butter chicken termasuk masakan yang rasanya meningkat setelah disimpan. Saus terus menyerap ke dalam ayam, rempah semakin menyatu. Simpan di kulkas 3 hari, freezer 1 bulan. Panaskan dengan api kecil sambil tambahkan sedikit air atau cream jika saus mengental terlalu banyak saat disimpan.
Informasi gizi (per porsi)
- Kalori
- 480 kcal per porsi
- Protein
- 32g
- Lemak
- 30g
- Karbohidrat
- 18g
Estimasi. Nilai aktual bisa bervariasi tergantung merek bahan.
Pertanyaan yang sering ditanya
Apa itu kasuri methi dan di mana belinya? +
Kasuri methi adalah daun fenugreek kering - rempah khas India yang memberi aroma khas 'restoran India' pada butter chicken. Tanpa kasuri methi, butter chicken akan terasa seperti curry biasa. Di Indonesia: beli di toko bahan India (ada di Jakarta Pusat, Surabaya, Medan), toko online seperti Tokopedia/Shopee (cari 'kasuri methi' atau 'dried fenugreek leaves'), atau supermarket premium yang punya section internasional (Ranch Market, Grand Lucky). Substitusi darurat: tidak ada yang 100% mirip, tapi sedikit adas manis kering bisa membantu.
Beda butter chicken vs chicken tikka masala? +
Ini pertanyaan besar dalam dunia kuliner India! Butter chicken (murgh makhani): diciptakan di Delhi 1950an oleh Kundan Lal Gujral + Kundan Lal Jaggi, lebih ringan, lebih manis, krim dominan, kuah lebih creamy. Chicken tikka masala: diklaim diciptakan di Inggris atau India (ada kontroversi), bumbu lebih kompleks, asam lebih kuat, lebih banyak rempah whole. Butter chicken adalah 'comfort food' - CTM lebih 'bold'.
Kashmiri chili powder bisa diganti apa? +
Kashmiri chili powder istimewa karena warnanya merah terang tapi tidak terlalu pedas (lebih ke araharna daripada heat). Substitusi: paprika manis merah 2 bagian + sedikit cayenne 1 bagian - hasilnya mirip warna dan heat level. Atau paprika smoked untuk sedikit efek smoky. Jangan pakai cabai bubuk Indonesia biasa tanpa dikombinasi paprika karena akan terlalu pedas dan warna kurang merah cerah.
Cream bisa diganti dengan apa yang lebih sehat? +
Pengganti krim: (1) Yogurt full-fat - ditambah di akhir, kurangi panas agar tidak pecah. (2) Santan kelapa kental - memberi rasa berbeda (fusion India-Asia Tenggara) tapi tetap creamy. (3) Cashew cream - rendam 100g mete semalam, blender dengan 100ml air hingga halus. (4) Evaporated milk (susu kental tidak manis) - lebih ringan dari heavy cream. Dari segi kalori, yogurt adalah pilihan paling sehat.
Apakah harus pakai oven? Bisa dimasak di wajan biasa? +
Oven menghasilkan char marks dan tekstur yang tidak bisa direplikasi 100% di wajan. Tapi alternatif wajan: gunakan grill pan dengan api besar, tekan-tekan ayam ke pan untuk char marks. Atau pan-fry dengan minyak minimal di api besar, balik sekali. Tambahkan sedikit liquid smoke (tersedia di supermarket premium) ke marinade untuk efek smoky. Hasilnya 80% dari versi oven.
Tentang penulis
Tim Dapur Kita
Editorial & Kurator Resep
Tim editorial Dapur Kita adalah kumpulan kurator resep, food writer, dan tester rumahan yang mengulang setiap resep di dapur pribadi sebelum dipublikasikan. Setiap resep melalui minimal 2 ronde uji ulang dengan bahan yang umum ditemukan di pasar Indonesia.
Resep terkait
Lainnya dari Masakan Dunia

Bibimbap rumahan dengan gochujang dan 5 namul (sayur)
Mangkuk nasi Korea klasik: 5 jenis sayur (namul) ditata melingkar, telur setengah matang di tengah, gochujang pedas-manis. Adaptasi ke bahan pasar Indonesia.

Mapo tofu Sichuan asli dengan doubanjiang dan lada Sichuan (麻婆豆腐)
Mapo tofu yang benar harus 'ma-la' - mati rasa di lidah dari lada Sichuan + pedas dari doubanjiang. Resep otentik dari Chengdu, bukan versi Indonesia yang manis.

Pad thai udang Bangkok dengan saus tamarind asli (resep otentik 20 menit)
Pad thai yang sesuai versi street food Bangkok - saus tamarind asli (bukan saus tomat), tofu kering, dan kacang tanah sangrai. Bukan versi Indonesia yang manis berlebihan.