Dapur Kita

Masakan Dunia · Korea

Bulgogi sapi Korea, manis-gurih dan empuk meleleh

Bulgogi sapi ala Korea dengan marinasi pir yang bikin daging empuk dan saus manis-gurih mengilap. Mudah dibuat di wajan biasa, cocok dengan nasi hangat.

Oleh Tim Dapur Kita · ·
Tumisan bulgogi sapi Korea yang mengilap dengan taburan wijen dan daun bawang
Foto: Pexels
Persiapan
30 menit
Memasak
15 menit
Total
45 menit
Porsi
4 porsi

Langkah-langkah

  1. 01

    Iris daging tipis

    Gunakan daging iris tipis (beku setengah agar mudah diiris). Daging tipis menyerap bumbu cepat dan matang dalam hitungan menit. Daging sukiyaki siap pakai paling praktis.

  2. 02

    Buat marinasi

    Campur kecap asin, gula, pir parut, bawang putih, jahe, minyak wijen, air, dan lada. Pir parut mengandung enzim yang membuat daging empuk alami dan menambah manis segar.

  3. 03

    Rendam daging

    Lumuri daging dengan marinasi, aduk rata. Diamkan minimal 30 menit, ideal 2 jam di kulkas. Semakin lama, semakin meresap dan empuk.

  4. 04

    Panaskan wajan

    Panaskan wajan/skillet sampai benar-benar panas. Bulgogi asli dipanggang di api besar agar muncul karamelisasi (efek smoky), bukan direbus dalam bumbunya.

  5. 05

    Tumis cepat

    Masukkan bawang bombay sebentar, lalu daging. Tumis dengan api besar sampai daging matang dan saus mengental mengilap, sekitar 5-7 menit. Jangan terlalu lama agar daging tidak alot.

  6. 06

    Sajikan

    Taburi daun bawang dan wijen sangrai. Sajikan panas dengan nasi putih, atau bungkus dengan daun selada (ssam) bersama sedikit sambal ssamjang.

Pintu masuk paling enak ke masakan Korea

Kalau baru mau coba masak Korea, bulgogi adalah titik mulai yang sempurna: dagingnya manis-gurih, empuk, mengilap, dan cocok dengan lidah Indonesia. Tidak butuh alat khusus - wajan biasa pun jadi. Yang membuatnya istimewa ada di dua hal: marinasi dan cara masak.

Rahasia empuk: enzim dari buah

Marinasi bulgogi klasik memakai pir Korea (atau apel) yang diparut. Buah ini mengandung enzim yang memecah serat daging secara alami, jadi empuk tanpa pengempuk kimia - sekaligus memberi manis segar yang khas. Dipadu kecap asin, bawang putih, jahe, dan minyak wijen, inilah profil rasa bulgogi yang ikonik.

Iris tipis, masak cepat, api besar

Bulgogi memakai daging yang diiris sangat tipis supaya cepat menyerap bumbu dan matang sekejap. Kuncinya masak dengan api besar agar terjadi karamelisasi - efek smoky yang membedakan bulgogi panggang dengan tumisan biasa. Jangan masak terlalu lama dengan api kecil; daging tipis akan alot kalau “direbus” dalam bumbunya.

Cara menikmati ala Korea

Paling umum, bulgogi disajikan dengan nasi putih dan taburan wijen serta daun bawang. Tapi cara paling seru adalah ssam: bungkus sesendok nasi dan bulgogi dengan daun selada, tambah sedikit ssamjang (sambal kedelai Korea), lalu lahap dalam satu suapan. Manis, gurih, segar, dan bikin nambah terus.

Informasi gizi (per porsi)

Kalori
390 kcal per porsi
Protein
28g
Lemak
22g
Karbohidrat
18g

Estimasi. Nilai aktual bisa bervariasi tergantung merek bahan.

Pertanyaan yang sering ditanya

Kenapa pakai pir atau apel di marinasi? +

Pir Korea (atau apel) mengandung enzim alami yang memecah serat daging, membuatnya empuk tanpa bahan pengempuk kimia. Sekaligus menambah rasa manis segar yang khas bulgogi.

Daging apa yang paling cocok? +

Sirloin atau rib eye yang diiris sangat tipis. Cari daging "sukiyaki" atau "shabu" di supermarket - sudah diiris tipis siap pakai. Sedikit lemak (marbling) membuat bulgogi lebih juicy.

Kenapa daging saya jadi alot? +

Dua sebab: dagingnya kurang tipis, atau dimasak terlalu lama dengan api kecil sehingga "direbus" dalam bumbu. Pakai api besar dan masak cepat - daging tipis hanya butuh beberapa menit.

Bisa pakai ayam atau tahu? +

Bisa. Dakgalbi/bulgogi ayam pakai paha fillet, dan versi tahu/jamur untuk vegetarian. Marinasinya sama, hanya waktu masak menyesuaikan jenis protein.

Tim Dapur Kita

Tentang penulis

Tim Dapur Kita

Editorial & Kurator Resep

Tim editorial Dapur Kita adalah kumpulan kurator resep, food writer, dan tester rumahan yang mengulang setiap resep di dapur pribadi sebelum dipublikasikan. Setiap resep melalui minimal 2 ronde uji ulang dengan bahan yang umum ditemukan di pasar Indonesia.

Masakan Indonesia regionalAdaptasi resep dunia ke bahan lokalResep sehat & MPASIJajanan tradisional

Resep terkait

Lainnya dari Masakan Dunia

Semua resep Masakan Dunia